To COMPLETE not to Compete

Tanpa disadari spirit kompetisi yang tertanam di lingkungan keluarga, sekolah & sosial sejak kecil telah mempengaruhi cara berfikir banyak orang saat mereka sudah bekerja maupun hidup di tengah masyarakat.

Spirit kompetisi jika itu terjadi di dalam internal perusahaan akan mempengaruhi sinergi antar karyawan & antar bagian. Dilatarbelakangi hal inilah kami menanamkan pola pikir ke karyawan agar dapat saling mengisi peran masing-masing bagian dalam bekerja (fill in the gap). SedangkanĀ  implementasi ke eksternal adalah membangun uniqueness dalam memposisikan produk/ layanan. Kedua pola pikir ini kami rumuskan dalam filosofi “to complete not to compete.”